Indikator
  • Undercontruction

Beda Prinsip, Guru PNS Probolinggo yang Diamankan Densus 88 Pernah Akan Mundur

Home / Peristiwa - Daerah / Beda Prinsip, Guru PNS Probolinggo yang Diamankan Densus 88 Pernah Akan Mundur
Beda Prinsip, Guru PNS Probolinggo yang Diamankan Densus 88 Pernah Akan Mundur ILUSTRASI Borgol Penangkapan Terduga Teroris (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESPROBOLINGGO, PROBOLINGGOGuru PNS Probolinggo berinisial H, yang diamankan Densus 88 di Perumahan Sumber Taman Indah, Kota Probolinggo, Jatim, Rabu (16/5/2018) malam, ternyata pernah mengajukan pengunduran diri sebagai PNS dengan alasan *perbedaan prinsip*.

Hal itu diungkapkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota Probolinggo, Sri Yuliasih saat dihubungi TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), Kamis (27/5/2018) siang.

"Pernah mengajukan pengunduran diri sebagai PNS, Januari 2018 lalu karena perbedaan prinsip," katanya. Tapi, pengajuan tersebut tidak diproses oleh kepala sekolah dengan harapan, keputusan tersebut berubah.

Tak ada penjelasan detil dari yang bersangkutan terkait perbedaan prinsip dari guru H, yang kini dibawa Densus 88 ke Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan.

Sehari-hari, H mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris di sebuah SMK di kawasan timur Kabupaten Probolinggo. Ia juga berkelakuan baik selama mengajar. 

Terkait dengan hal ini, Cabang Dinas telah melapor ke Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. Kepala sekolah juga diminta membuat laporan tertulis terkait hal ini. 

"Ini masih terduga, tapi sudah kami laporkan ke provinsi. Sampai saat ini juga belum ada keterangan tertulis apa-apa," ujar Sri.

Berikutnya, lanjut Sri, pihaknya menunggu petunjuk dari Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, terkait guru PNS Probolinggo  yang ikut diamankan Densus 88 karena diduga terlibat terorisme. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com