Indikator
  • Undercontruction

Kades Provokator Pembakaran Pencuri Motor Menyerahkan Diri ke Polisi

Home / Peristiwa - Daerah / Kades Provokator Pembakaran Pencuri Motor Menyerahkan Diri ke Polisi
Kades Provokator Pembakaran Pencuri Motor Menyerahkan Diri ke Polisi Tujuh orang tersangka yang membakar pelaku maling motor hidup-hidup, saat diamankan di Mapoplres Probolinggo, Jawa Timur. (FOTO: Dicko W/TIMES Indonesia)

TIMESPROBOLINGGO, PROBOLINGGO – Setelah mengamankan tujuh orang tersangka, pelaku pembakaran maling motor di Desa Telogosari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Kini Kades Telogosari, yakni Saton, menyerahkan diri ke Mapolres Probolinggo, Sabtu (11/8/2018) malam.

Kades ini  yang diduga telah menjadi provokator atas peristiwa pembakaran itu.

“Ia Saton (Kades) Telogosari Tiris, menyerahkan diri ke Mapolres Probolinggo. Yang sebelumnya memang kami lakukan pengejaran. Saton, diduga menjadi provokator atas pembakaran itu kepada tujuh orang yang telah diamankan,” kata AKP Riyanto, Kasat Reskrim Polres Probolinggo, Minggu (12/8/2018).

Riyanto menambahkan, motif dari kasus pembakaran itu karena dendam atau jengkel ke korban yang dibakar. Saat pembakaran itu terjadi lanjut Riyanto, Kades tersebut berada di lokasi kejadian, yang menurut saksi-saksi, Kades memimpin proses pembakaran itu.

“Pak Saton, masih belum menjelaskan kenapa dia jengkel ke korban. Jadi motifnya jengkel (sakit hati), dendam dan terjadilah pembakaran. Dari keterangan sejumlah saksi, korban pembakaran itu, sengaja diajak mencuri motor oleh temannya, yang diduga suruhan Kades, setelah berhasil mencuri, korban sepertinya memang diarahkan ke warga, agar dihakimi sendiri,” terang Riyanto.

“Saat korban hendak dibakar, Saton bilang kepada tujuh tersangka, ‘biar saya yang bertanggung jawab’. Dia bilang gitu,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Probolinggo, Jawa Timur, meringkus tujuh pelaku pembakaran pelaku curanmor, di Desa Telogosari, Kecamatan Tiris, Kabupaten setempat, pada 9 Juli 2018 lalu.

Korban pembakaran secara sadis oleh warga itu, diketahui bernama Samhadi (35) Desa Andungsari, Kecamatan Tiris. Ia dibakar massa setelah kepergok melakukan pencurian motor milik warga setempat. Warga yang tersulut emosi lantas membakar korban hidup-hidup, dengan diikat ke ban mobil yang disiram bensin. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com