Indikator
  • Undercontruction

Eksekusi Dua Lahan Tanah, Tergugat Pasrah

Home / Peristiwa - Daerah / Eksekusi Dua Lahan Tanah, Tergugat Pasrah
Eksekusi Dua Lahan Tanah, Tergugat Pasrah Prosesi eksekusi lahan tanah sengketa oleh Pengadilan Negeri Kraksaan, yang dijaga ketat oleh kepolisian. (FOTO: Dicko W/TIMES Indonesia)

TIMESPROBOLINGGO, PROBOLINGGO – Prosesi eksekusi dua lahan tanah sengketa oleh PN (Pengadilan Negeri) Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berlangsung adem ayem. Ini terjadi karena pihak tergugat sudah pasrah, lantaran pihak penggugat menang atas perkara tersebut.

Eksekusi yang berlangsung pada Kamis (13/9/2018), di Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, itu tidak ada aksi protes dari yang bersangkutan. Dua lahan yang dieksekusi tersebut adalah  tanah pekarangan dengan luas 0,249 hektar, dan tanah sawah dengan luas 0,433 hektar.

Hal itu terjadi menyusul gugatan perdata kepemilikan tanah, yang di ajukan oleh Jamila, warga setempat, melawan empat tergugat yakni Asmadi, Abdurrahman, Mathuri dan Ichwan, mereka para tergugat warga Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton.

Prosesi eksekusi lahan tanah tersebut, dijaga ketat oleh ratusan personel dari Sat Sabhara Polres Probolinggo.

Menurut Adiman, keluarga penggugat, sejak tahun 1952 lahan tanah tersebut sudah dibeli oleh orang tuanya, dari kakak Adiman. Akan tetapi masih tetap atas nama kakak dari Adiman.

“Kemudian tanah tersebut dijual oleh salah satu tergugat kepada orang lain. Dari itu kami sebagai penggugat melayangkan gugatan perdata kepada Pengadilan Negeri Kraksaan. Setelah melalui beberapa proses, kami menang dan lahan itu menjadi hal kami,” terang Adiman, ketika di lokasi eksekusi.

Sementara itu, menurut Agus Sugianto, selaku Panitera Muda Perdata Pengadilan Negeri Kraksaan, pihaknya melakukan eksekusi ini berdasarkan dari ketetapan  dari ketua pengadilan

Ia juga menegaskan, ada dua lahan yang dieksekusi, yaitu tanah pekarangan dan tanah sawah.

“Perkara ini sudah sejak tahun 2013 lalu, akan tetapi baru diperdata. Dua lahan tanah yang dieksekusi ini tidak ada perlawanan dari pihak tergugat saat eksekusi berlangsung, karena mereka sudah kalah atas perkara ini,” papar Agus, kepada TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id)(*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com