Ini 12 Titik di Kota Probolinggo yang Rawan Tergenang, Kampung Anda di Dalamnya?

Home / Berita / Ini 12 Titik di Kota Probolinggo yang Rawan Tergenang, Kampung Anda di Dalamnya?
Ini 12 Titik di Kota Probolinggo yang Rawan Tergenang, Kampung Anda di Dalamnya? Halaman rumah dinas Wali Kota Probolinggo, ikut tergenang, Selasa (14/1/2020) malam (foto: Tagana for TIMES Indonesia)

TIMESPROBOLINGGO, PROBOLINGGO – Sedikitnya ada 12 titik di Kota Probolinggo, Jatim, yang rawan tergenang saat hujan turun. Sebagian besar berada di permukiman warga. Sisanya, berupa ruas jalan protokol hingga jalan nasional.

Permukiman anda termasuk di dalamnya? Berikut sebelas titik rawan genangan tersebut, berdsarkan pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota setempat, yang dihimpun TIMES Indonesia.

1.  Kampung Dok

Kampung ini berada di Kelurahan/Kecamatan Mayangan. Dihuni oleh 209 kepala keluarga (KK) di 2 RT, yakni RT 1 dan RT 2, RW 6. Kampung yang oleh pemkot setempat dinamai Kampung Industri Ramah Lingkungan ini, langganan tergenang.

Sejumlah aliran selokan atau sungai, bermuara di kampung yang diapit oleh bangunan pabrik ini.

2. Jl Sunan Kalijaga

Sisi kanan dan kiri ruas jalan ini dipenuhi rumah warga. Secara administratif, titik ini masuk Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan. Genangan di ruas jalan ini, juga berimbas ke rumah warga.

3. Sekitar Perempatan Brak

Rumah dinas (rumdin) Wali Kota Probolinggo berada di titik ini. Ketika titik ini tergenang, air juga menggenangi halaman rumdin hingga 10 centimeter. Sebagian titik ini masuk Kelurahan Tisnonegaran, sebagian masuk Kelurahan Sukabumi.

4. Jl Juanda

Secara administratif, masuk Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran. Air biasa menggenangi ruas jalan yang tak jauh dari Taman Makam Pahlawan ini saat hujan lebat mengguyur. Rumah warga di sekitarnya juga terdampak.

5. Sekitar Pasar Kronong

Berada di Kelurahan/Kecamatan Mayangan. Pasar ini tak jauh dari Kampung Dok. “Selokannya kecil, sedangkan air besar,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo, Sugito Prasetyo. Genangan di titik ini juga mengenai permukiman warga.

6. Jl Panglima Sudirman

Genangan biasa terjadi antara Hotel Tentrem dan titik nol kilometer Kota Probolinggo. Sugito menyebut, genangan di sini terjadi karena antren air masuk selokan.

7.  Jl Praj. Siaman

Lokasi ini ditempati lapak sementara pedagang Pasar Baru Kota Probolinggo yang tengaj direhablitasi. Titik ini juga kerap tergenang.

8. Jl Wahid Hasyim

Lokasinya, jembatan Gladak Serang ke timur. Genangan terjadi karena kawasan ini lebih rendah dibandingkan lainnya. Sejumlah rumah warga juga kerap tergenang ketika hujan lebat mengguyur.

9. Sekitar alun-alun

Genangan biasa terjadi mulai Jl Suroyo depan rumah dinas Wakil Wali Kota, sampai Jl A. Yani, depan Indomaret.

10. Belakang Pasar Piyeng, Triwung Kidul

Analisa BPBD, genangan di titik ini terjadi karena lebih rendah dibandingkan lainnya. Sejumlah rumah warga juga terdampak.

11. Sekitar Puskesmas Sukabumi

Titik ini lebih rendah dibandingkan lainnya. Genangan di titik ini, juga mengenai permukiman warga setempat.

12. Asrama Polisi Umbul

Asrama ini berada di antara dua aliran sungai. Yaitu Sungai Kasbah dan Sungai Umbul.

Sugito mengatakan, dari 12 titik rawan genangan tersebut, dua titik yang disebut pertama mendapat perhatian lebih. “Di titik lainnya, begitu hujan reda, genangan cepat turun,” katanya saat ditemui di kantor BPBD.

Untuk Jl Sunan Kalijaga, pihaknya menyiapkan dua pompa air yang bisa digunakan sewaktu-waktu. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mengatur saluran air di sekitar Jl Sunan Kalijaga saat hujan lebat mengguyur.

Bagaimana dengan Kampung Dok?

Sugitu mengatakan, PT. KTI telah menyediakan satu unit pompa untuk mengatasi genangan yang sering terjadi di Kampung Dok. Pompa ini dioperasikan oleh warga setempat.

Terhadap warga di sekitar 12 titik di Kota Probolinggo yang rawan tergenang tersebut, Sugito mengimbau agar segera menghubungi call center 112 bila terjadi bencana. “Ketimbang nulis (melapor, Red) di tempat lain seperti facebook, mending di sini (call center, Red),” katanya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com