Borong Premium, Sabhara Polresta Probolinggo Amankan Motor Buncit dan Jerigen

Home / Berita / Borong Premium, Sabhara Polresta Probolinggo Amankan Motor Buncit dan Jerigen
Borong Premium, Sabhara Polresta Probolinggo Amankan Motor Buncit dan Jerigen Motor buncit dan puluhan jurigen yang diamankan dari SPBU Kasbah. (FOTO: Happy/TIMES Indonesia)

TIMESPROBOLINGGO, PROBOLINGGO – Sabhara Polresta Probolinggo mengamankan belasan motor buncit dan puluhan jerigen, untuk memborong BBM jenis premium. Pengamanan itu sebagai tindak lanjut laporan masyarakat yang resah atas ulah tengkulak premium.

Razia dilakukan di SPBU Kasbah di Jalan Soekarno Hatta, Kota Probolinggo, Jawa Timur. Berdasarkan pantauan di lapangan, saat tangki pengisi BBM Pertamina datang, antrean motor buncit dan mobil modifikasi ini juga muncul. Akibatnya, warga yang ingin membeli BBM jenis premium, kerap tidak kebagian. Harga BBM premium di tingkat eceran sendiri, jauh lebih mahal.

Dari harga per liter yang ada di SPBU. Untuk satu liter premium, di SPBU hanya sekitar Rp 6.450 per liter-nya. Di tingkat eceran, harganya naik menjadi Rp 8.000 per liter. Keadaan ini, jelas merugikan masyarakat, karena ada perbedaan harga tersebut. Sementara yang diuntungkan hanya segelintir orang saja.

“Sedikitnya ada 11 motor buncit, tiga mobil, satu kendaraan roda tiga dan satu odong-odong, berhasil kami amankan. Saat mengantre isi BBM jenis premium, di SPBU Kasbah,” kata Kasat Sabhara Polresta Probolinggo, AKP Dwi Soecahyo, Kamis (16/1/2020).

Motor buncit yang diamankan, bagian tangki BBM nya sudah dimodifikasi. Yang semula berkapasitas antara 15 liter, menjadi 25 sampai 30 liter. Sedangkan mobil dan roda tiga yang diamankan, di dalamnya ada belasan jerigen biru berkapasitas 30 liter. Selain kendaraan itu, polisi juga menyita 80 jerigen. 30 di antaranya sudah terisi BBM premium, sedangkan 50 sisanya masih kosong.

“Tindakan ini kami lakukan karena banyaknya laporan masyarakat. Soal antrean motor buncit dan mobil pemborong BBM premium, selanjutnya akan kami data dan selidiki. Lain-lain, silahkan klarifikasi ke Satreskrim dan Satlantas,” tandas mantan Kabag Humas Polresta Probolinggo ini. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com