Percobaan Penculikan Anak, LPA Probolinggo: Sekolah Harus Lebih Waspada

Home / Berita / Percobaan Penculikan Anak, LPA Probolinggo: Sekolah Harus Lebih Waspada
Percobaan Penculikan Anak, LPA Probolinggo: Sekolah Harus Lebih Waspada Rusjiono, dari Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Probolinggo. (FOTO: Dicko W/TIMES Indonesia)

TIMESPROBOLINGGO, PROBOLINGGO – LPA (Lembaga Perlindungan Anak) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, meminta kepada pihak sekolah untuk labih waspada dan lebih maksimal mengawasi siswa-siswinya mewnyusul terjadinya percobaan penculikan anak, di Kraksaan, Rabu (12/2/2020) kemarin.

Hingga kini, kasus percobaan penculikan siswi SDN di Kraksaan tersebut, masih terus menjadi perbincangan warga Probolinggo dan meresahkan warga.

Kasus percobaan penculikan ini menimpa terhadap CMDA, siswa kelas VI, warga perum Asabri Kandang Jati, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo

“Mendengar kejadian itu, kami langsung mendatangi yang bersangkutan dan kepolisian setempat, untuk memastikan kebenaran insiden itu. Dan ternyata benar adanya kejadian itu. Kami dari LPA meminta kewaspadaan dari pihak sekolah dari sekarang dan kedepannya,” kata Rusjiono, dari Lembaga Perlindungan Anak, Kabupaten Probolinggo, Jumat (14/2/2020).

Ia meminta pihak sekolah secara maksimal melakukan pengawasan, kepada masing-masing orangtua juga harus lebih mengawasi putra putrinya saat pulang dan berangkat sekolah. Karena ini merupakan tanggung jawab sepenuhnya orangtua.

Pihaknya juga berharap, lingkungan sekolah seperti warga dan para pedagang juga turut mengawasinya. Karena para pedagang di lingkungan sekolah tentunya sedikit mengenal satu persatu siswa dan siswi di sekolah.

“Kami masih belum mengetahui terget dari pelaku percobaan penculikan anak yang terjadi di Kraksaan, Kabupaten Probolinggo ini. Namun, semua sudah dilakukan penyelidikan oleh kepolisian,” tambahnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com