Berkunjung ke Maluku Utara, Gugus Tugas Nasional Covid-19 Berikan Tambahan Bantuan

Home / Berita / Berkunjung ke Maluku Utara, Gugus Tugas Nasional Covid-19 Berikan Tambahan Bantuan
Berkunjung ke Maluku Utara, Gugus Tugas Nasional Covid-19 Berikan Tambahan Bantuan Penyerahan bantuan dari Kepala BNPB Doni Monardo kepada Gubernur KH Abdul Gani Kasuba (FOTO: Wahyudi Yahya/TIMES Indonesia)

TIMESPROBOLINGGO, TERNATEGugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 melaksanakan kunjungan kerja di Ternate, Maluku Utara, Senin (6/7/2020). Rombongan tiba di Bandara Babullah Ternate sekitar pukul 15.30 waktu setempat.

Rombongan terdiri dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Efendi, Menteri Kesehatan RI dr. Terawan, Kepala BNPB Doni Monardo, Pangkopwilhan III Letjend TNI Ganip Warsito, Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily serta perwakilan Kemenko Polhukam, Kemenko Marvest, Kabarhakam, dan Kemendagri.

Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba bersama Forkopimda menjemput langsung rombongan di Bandara Babullah Ternate, lalu menuju posko Covid-19 Malut di Sahid Bela Ternate.

Setibanya di posko, rombongan di bawah pimpinan Menko Muhadjir Efendi ini menggelar rapat terbatas bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Malut.

Abdul-Gani-Kasuba.jpg

Pada kesempatan itu, Doni Monardo dan dr. Terawan menyerahkan secara simbolis bantuan kepada ketua Gustu Covid-19 Malut KH. Abdul Gani Kasuba, disaksikan Menko Muhadjir Efendi dan rombongan lainnya.

Bantuan yang diserahkan berupa Mesin PCR 1 unit, Monitor pasien 1 unit, Ventilator 3 set, Humidifier 2 unit, Masker non inflasif 2 unit, rapid test antigen (SD Biosensor) 5.000 pcs, Cartridge TCM 250 pcs, Reagen PCR 1.536 tes, RNA 1.500 Tes, VTM + SWAB 1.500 Tes, Rapid Test 1.000 Tes, Masker KN95 1.000 Tes, Masker Bedah 210.000 Pcs, dan Masker Kain 45.000 pcs.

Menko PMK kepada awak media dalam konferensi pers mengungkapkan, sarana fasilitas dalam hal penanganan Covid-19 di Maluku Utara masih sangat kurang. Oleh karena itu, sesuai permintaan Gubernur, kebutuhannya segera dilengkapi.

"Salah satu yang yang paling mendesak yaitu PCR, lengkap dengan fasilitas laboratoriumnya untuk uji spesimen. Dan ini sangat mendesak untuk itu kita berharap dalam waktu yang tidak lama,"ucap mantan Mendikbud RI ini

Ia juga memberikan apresiasi kepada Gustu Covid-19 Malut dalam menangani penyebaran virus corona. Berdasarkan data yang ia peroleh dari segi angka kesembuhan masih rendah dibawah rata-rata nasional, tetapi angka kematiannya juga dibawah rata-rata nasional.

"Jadi masih bagus karena itu saya mohon dipertahankan, angka kesembuhannya segera ditingkatkan," ucapnya.

Selain itu, Muhadjir menegaskan, virus corona benar nyata dan sudah terjadi pada ribuan masyarakat di Indonesia. Anggapan bahwa Covid hanyalah akal-akalan dan dan konspirasi beberapa negara tertentu tidaklah benar. Bahkan, atas nama Pemerintah, ia menyatakan itu adalah berita yang menyesatkan dan hoaks.

Abdul-Gani-Kasuba-2.jpg

"Bahwa Covid ini nyata, dan ini tadi ketua Gugus Tugas sudah menyampaikan ini seperti malaikat pencabutan nyawa. Kasusnya sudah terjadi dan kita tidak mungkin bilang bahwa tidak ada," imbuhnya.

Dilokasi yang sama, Menkes dr. Terawan mengatakan kedatangan mereka ke daerah adalah melihat kondisi nyata apa yang menjadi kebutuhan, khususnya dalam penanganan Covid-19.

"Kami lihat sudah ada (PCR) dan cukup dimaksimalkan tenaga-tenaga terlatih, otomatis kalau tenaga terlatih bisa tenaga disini yang kita latih atau relawan kita datangkan," ucap Menkes.

Ia menjelaskan, persyaratan laboratorium untuk mesin PCR cukup ketat, guna menghindari terjadinya episentrum baru di laboratorium. "Jadi tempat penularan baru, karena saat pengambilan swab-swab itulah virus itu bisa tertularkan," ujarnya

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily juga menyampaikan apresiasi kepada Gustu Covid-19 Malut, yang terus berupaya menekan angka penyebaran dan kematian akibat Covid-19."Saya mengapresiasi, pemerintah bersungguh-sungguh menghadapi Covid ini," ujarnya

Diakhir jumpa pers, Gubernur KH Abdul Gani Kasuba mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Gugus Tugas Nasional Covid-19. "Kami masyarakat Maluku Utara mengucapkan terimakasih, walaupun jauh di Jakarta masih bisa data ke sini," ucap Gubernur.

Ia juga menyinggung rencana RSU Sofifi mau dijadikan rumah sakit rujukan, yang sudah barang tentu membutuhkan fasilitas serta dokter spesialis, dalam rangka meningkatkan status rumah sakit tersebut. "Kalau sudah memenuhi syarat langsung kita gunakan (menangani pasien Covid-19)," imbuh Gubernur.

Usai gelaran press conference, rombongan langsung menuju Bandara Babullah Ternate, melanjutkan perjalanan ke Sorong, Papua Barat.

Sebagai Informasi, Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 sebelumnya sudah menyalurkan bantuan ke Maluku Utara berupa ribuan alat Rapid Test, APD, Cartridge, hingga PCR, dengan demikian Maluku Utara telah memiliki 2 mesin PCR. (ADV)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com