Mengintip Meriahnya Idul Adha Muslim Tengger

Home / Berita / Mengintip Meriahnya Idul Adha Muslim Tengger
Mengintip Meriahnya Idul Adha Muslim Tengger Pembagian daging hewan kurban di Desa Wonokerto. (FOTO: Sugeng for TIMES Indonesia)

TIMESPROBOLINGGO, PROBOLINGGO – Perayaan hari raya Idul Adha oleh warga muslim Tengger, tak kalah meriah dengan perayaan di tempat lain. Hingga H+3, suasana hari raya kurban masih begitu terasa. Kendati sebagai warga minoritas, muslim Tengger mampu hidup berdampingan dan menciptakan harmoni dengan warga sekitar. Termasuk saat perayaan Idul Adha.

Informasi yang dihimpun, ada sekitar 50 ekor domba yang disembelih di masjid Al Hikmah, Desa Wonokerto, Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Jumlah tersebut, lima puluh persennya merupakan sumbangan dari warga setempat. Sisanya sumbangan Darut Tauhid Surabaya.

“Jadi yang terjadi saat ini, sekitar 90 persen daging kurban itu terkonsentrasi di kota. Karena itu kami dari Darut Tauhid Peduli juga berupaya membagikan daging kurban ini ke pelosok desa. Salah satunya adalah muslim Tengger,” kata Ujang Sadeli, Perwakilan Kantor Darut Tauhid Jawa Timur, Minggu (2/8/2020).

Selain mempererat tali silaturahmi, kurban ini juga diharapkan mampu membantu masyarakat setempat yang mengalami perlambatan ekonomi. Karena pengaruh pandemi Covid-19. Lebih jauh, pihak Darut Tauhid Peduli berharap, saudara muslim di lereng Tengger makin beriman dan bertaqwa pada Allah SWT.

Hal itupun disambut baik oleh warga setempat. Sugeng Laksono, salah satu warga berharap, Idul Adha kali ini bisa menimbulkan harapan baru. “Semoga pandemi segera berakhir, masyarakat bisa beraktifitas kembali secara normal. Dan tak kalah pentingnya, melalui perayaan Idul Adha ini silaturahmi dan hubungan antar masyarakat semakin erat, tidak mudah terpecah belah,” harapnya.

Muslim Tengger di Desa Wonokerto, Sukapura, Kabupaten Probolinggo, sejauh ini mampu hidup berdampingan dan menjalin harmoni, dengan warga sekitar. Walaupun minoritas, tidak pernah ada konflik horizontal yang terjadi. Bahkan pada beberapa perayaan hari besar keagamaan, muslim Tengger dengan warga sekitar, mampu bekerja sama dengan baik. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com