Ini Zona Merah Bencana di Kabupaten Probolinggo

Home / Berita / Ini Zona Merah Bencana di Kabupaten Probolinggo
Ini Zona Merah Bencana di Kabupaten Probolinggo Salah satu akibat bencana longsor di tiris, beberapa waktu lalu. (FOTO: Saw for TIMES Indonesia)

TIMESPROBOLINGGO, PROBOLINGGGO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Probolinggo (BPBD Kabupaten Probolinggo), memetakan lokasi rawan bencana longsor. Ada sembilan kecamatan, yang masuk dalam zona merah rawan bencana.

Dari pemetaan BPBD, sembilan kecamatan yang masuk zona merah adalah sebagai berikut. Meliputi Kecamatan Krucil, Tiris, Pakuniran, Gading, Kotaanyar, Kuripan, Sumber, Sukapura dan Lumbang. Otomatis, 76 desa di kecamatan tersebut, juga berpotensi terkena bencana longsor.

“Kami meminta masyarakat di daerah tersebut agar meningkatkan kewaspadaan. Terutama pada saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” kata Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo, Anggit Hermanuadi, Senin (14/1/2019).

Anggit menjelaskan, bahwa desa dan kecamatan yang rawan longsor berada di sisi selatan Kabupaten Probolinggo. Topografinya, merupakan daerah pegunungan.

Seluruhnya adalah kecamatan yang berada di daerah lereng dan kaki Gunung Argopuro dan Gunung Bromo. “Jadi, wajib terus dipantau setiap perkembangannya, melalui tim relawan yang ada di sana,” ujarnya.

Berdasar peta rawan bencana 2016, sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo juga rawan bencana lainnya. Seperti bencana letusan gunungapi, banjir dan abrasi. Tercatat ada 3 titik daerah rawan letusan gunungapi. Yakni di kecamatan Tiris, Sumber, dan Sukapura.

Bencana banjir berpotensi terjadi di empat kecamatan. Meliputi Besuk, Dringu, Gending, dan Kraksaan. Sedangkan kerawanan bencana abrasi ada di 5 kecamatan, yaitu Kraksaan, Paiton, Pajarakan, Sumberasih, dan Tongas.

Masih menurut Anggit, ancaman bencana di wilayah Kabupaten Probolinggo ini dapat terjadi sewaktu-waktu. Pihak BPBD Kabupaten Probolinggo sendiri, selalu menyiagakan personel Tagana selama 24 jam. Agar bencana yang terjadi, dapat cepat direspon dan ditangani. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com