Ini Rangking Pelanggaran Kampanye Caleg dan Parpol di Kabupaten Probolinggo

Home / Berita / Ini Rangking Pelanggaran Kampanye Caleg dan Parpol di Kabupaten Probolinggo
Ini Rangking Pelanggaran Kampanye Caleg dan Parpol di Kabupaten Probolinggo Komisioner Bawaslu Kabupaten Probolinggo, Zaini Gunawan (Grafis: TIMES Indonesia)

TIMESPROBOLINGGO, PROBOLINGGO – Masa kampanye pileg 2019 telah dimulai 23 September 2019. Selama 3,5 bulan kampanye, banyak pelanggaran kampanye dilakukan di Kabupaten Probolinggo. Di antaranya, pelanggaran alat peraga kampanye (APK) dan pelanggaran bahan kampanye (BK).

Di Kabupaten Probolinggo, PKB bersama para caleg-nya tercatat paling banyak melakukan pelanggaran APK. Parpol nomor urut 1 ini, melakukan 80 kali pelanggaran berdasarkan catatan Bawaslu Kabupaten Probolinggo.

Rangking kedua ditempati Parpol Hanura dengan 50 pelanggaran. Disusul NasDem dengan 42 pelanggaran, PDIP dengan 35 pelanggaran, Gerindra 29 pelanggaran, Golkar 11 pelanggaran, PPP 9 pelanggaran, Demokrat 5 pelanggaran, Perindo 4 pelanggaran, dan PKS, PSI dan PBB masing-masing 1 pelanggaran.

Untuk Pilpres, duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin (nomor urut 01), tercatat melakukan 52 pelanggaran APK. Sementara duet Prabowo-Sandi (nomor urut 02) melakukan 20 pelanggaran APK selama masa kampanye.

Selain itu, Bawaslu juga mencatat pelanggaran calon anggota DPD-RI untuk Jatim nomor urut 22 sebanyak 16 pelanggaran.

Untuk pelanggaran bahan kampanye, rangking tertinggi ditempati Parpol Golkar dengan 16 pelanggaran. Disusul PDIP dengan 11 pelanggaran, Partai Demokrat dengan 9 pelanggaran, PKB dan Gerindra masing-masing 7 pelanggaran.

Berikutnya ada Partai Hanura dengan 5 pelanggaran, NasDem dan PKS masing-masing 3 pelanggaran, dan PPP dengan 2 pelanggaran bahan kampanye selama kampanye.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Probolinggo, Zaini Gunawan mengatakan, pelanggaran tersebut mencakup caleg DPR-RI, DPRD Jatim, maupun caleg DPRD Kabupaten Probolinggo.

"Setiap hari panwascam melakukan kontrol. Setiap pelanggaran APK maupun BK dicatat. Kemudian seminggu sekali dilakukan penertiban," katanya kepada TIMES Indonesia, Senin (14/1/2019). 

Sebelum melakukan penertiban, panwas memberitahukan pelanggaran kepada parpol atau caleg yang bersangkutan agar dibenahi sendiri. Bila tidak, panwas akan melakukan penertiban. "Itu serentak," kata pria berkumis ini.

Terkait dengan masa kampanye ini, Bawaslu Kabupaten Probolinggo telah menyurati seluruh caleg DPRD Kabupaten Probolinggo. Isinya, imbauan agar tidak melakukan pelanggaran kampanye dalam pileg 2019. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com