Kenapa Korupsi Selalu Dibahas dalam Debat Pilpres?

Home / Berita / Kenapa Korupsi Selalu Dibahas dalam Debat Pilpres?
Kenapa Korupsi Selalu Dibahas dalam Debat Pilpres? Pilpres 2019. (ILUSTRASI - TIMES Indonesia)

TIMESPROBOLINGGO, JAKARTA – Pengamat Komunikasi Politik Karyono Wibowo mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi alasan korupsi selalu menjadi topik atau pembahasan dalam debat pilpres.

Salah satunya karena korupsi merupakan kejahatan yang merugikan jutaan rakyat Indonesia. "Kasus korupsi menjadi faktor penghambat pembangunan selama ini. Akibat korupsi juga merugikan banyak orang," kata Karyono saat dihubungi TIMES Indonesia, Senin (14/1/2019).

"Gaya rusaknya luar biasa. Ada sekian juta masyarakat Indonesia menderita akibat korupsi," sambung dia.

Korupsi di Indonesia seolah menjadi momok menakutkan yang tak kunjung usai. Karyono menyebut, korupsi sejatinya sudah ada sejak manusia ada, namun dalam bentuk, cara, dan skema yang berbeda-beda.

"Masalah korupsi ini memang sulit diberantas sampai tuntas. Karena substansi korupsi sudah terjadi sejak manusia ada," tukasnya.

Isu korupsi lanjutnya, memang menjadi topik penting dalam menjawab persoalan korupsi yang masih marak di negara ini. Sehingga para kandidat capres selaku calon pemimpin bangsa harus menunjukkan sejauh mana strategi dan program yang disiapkan guna memberantas dan mencegah korupsi tersebut.

"Masalah korupsi itu penting untuk ditangani. Maka tema korupsi tetap harus dijadikan topik (dalam debat pilpres) agar tidak terjadi lagi," jelas Karyono.

Kendati demikian, Direktur Indonesia Public Institute (IPI) itu menuturkan, kedua pasangan calon tak hanya cukup dengan menuangkan program pemberantasan korupsi dalam visi misi mereka. Tetapi juga harus betul-betul memiliki komitmen kuat untuk melakukan visi misi tersebut.

"Komitmen korupsi tetap harus dilakukan sampai kapanpun. Karena syahwat melakukan dan celah melakukan korupsi tetap ada. Di mana jika sudah ada celah, ada peluang dan ada kesempatan, maka korupsi itu bisa terjadi," imbuhnya.

Bahkan tak hanya berhenti di situ, setelah korupsi berhasil diberantas, pemerintah juga wajib mewaspadai kemungkinan terulangnya tindak pidana tersebut. Sebab dengan begitu, Karyono meyakini masalah korupsi bisa terselesaikan, sehingga tidak lagi menjadi topik utama dalam debat pilpres periode yang akan datang. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com