[JANGAN DITIRU] Jambret Uang dan HP, Kuli Bangunan Diamuk Massa

Home / Berita / [JANGAN DITIRU] Jambret Uang dan HP, Kuli Bangunan Diamuk Massa
[JANGAN DITIRU] Jambret Uang dan HP, Kuli Bangunan Diamuk Massa Najib Khoir (dua dari kiri) pelaku jambret yang diamuk massa. (FOTO: Istimewa)

TIMESPROBOLINGGO, PROBOLINGGO – Seorang kuli bangunan Najib Khoir (23) warga Desa Paiton, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, melakukan aksi nekatnya dengan menjambret tas berisi uang tunai dan HP milik korbannya. Namun aksinya gagal, hingga pelaku diamuk massa, Jumat (16/8/2019).

Peristiwa ini terjadi di Desa Sumberan, Kecamatan Besuk. Seorang ibu rumah tangga, yakni Hidayati (24), warga Desa Gunggungan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, menjadi korbannya.

Informasi yang didapat dari sejumlah saksi di lokasi, pelaku memepet korban yang sedang berboncengan tiga dengan suami korban Ahmad Zainudin, serta adik perempuannya. Lalu pelaku menarik tas korban sampai putus. Mengetahui tas istrinya dijambret, Zainuddin menurunkan istri dan adiknya, lalu mengejar pelaku yang mengendarai motor matic itu.

“Suami korban mengejar pelaku sampai Desa Alassumur Kulon, Kraksaan. Kemudian Zinuddin, menabrakkan sepedanya ke sepeda pelaku dan akirnya keduanya terjatuh. Saat itu pelaku langsung diamuk massa, setelah diamuk massa polisi dari Polsek Besuk mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku,” ujar Choiri, salah satu saksi.

Saat dilakukan penggeledahan oleh polisi, dari tangan pelaku, polisi mengamankan uang tunai Rp 1.500.000, satu buah HP Samsung dan tas berwarna cokelat.

Sementara itu Kapolsek Besuk Iptu Agus Wijaya mengatakan, dari hasil pengembangan sementara, tersangka mengaku melakukan kejahatan menjambret di dua TKP di wilayah hukum Polsek Besuk.

“Kami mendapatkan informasi telah terjadi tindakpidana pencurian atau jambret, selanjutnya petugas gabungan Polsek Besuk dan Polsek Kraksaan beserta Buser timur dan warga, melakukan penangkapan terhadap pelaku yang merupakan kuli bangunan. Pelaku dikenakan Pasal  363 KUHP tentang pencurian,” ujar Agus.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com