Gunung Agung Awas

Penumpang Ngurah Rai Pindah ke Bandara Banyuwangi

Home / Berita / Penumpang Ngurah Rai Pindah ke Bandara Banyuwangi
Penumpang Ngurah Rai Pindah ke Bandara Banyuwangi Pesawat Boeing 737-500 NAM Air saat parkir di Bandara Banyuwangi. (FOTO: Ahmad Suudi/TIMES Indonesia)

TIMESPROBOLINGGO, BANYUWANGI – Sebagian penumpang tujuan Jakarta dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali harus pindah menuju Bandara Banyuwangi. Hal ini dikarenakan Bandara Internasional Ngurah Rai ditutup selama 2 hari, Senin dan Selasa, hingga pukul 7 WITA, Rabu pagi hari ini.

Kepada TIMES Indonesia, Kepala Bandara Banyuwangi Dodi D Cahyadi mengatakan penumpang pindahan itu senang bukan main saat tiba di Bandara Banyuwangi dan maskapai NAM Air mengelar penerbangan ekstra 1 kali. Mereka merasa beruntung bisa melanjutkan perjalanan, bahkan bersorak bersama saat diumumkan ada ekstra flight.

"Ada yang curhat, bilang sudah nambah 2 hari menginap di Bali. Waktu ada ekstra flight mereka senang sekali," kata Dodi di kantornya, Selasa (28/11/2017).

Dia mengatakan ekstra flight digelar maskapai NAM Air mulai hari selama 3 hari. NAM Air sendiri sebelumnya telah memiliki jadwal rute penerbangan Banyuwangi-Jakarta 2 kali dalam sehari.

"Rata-rata okupansi Garuda 70 persen, Selasa 90 persen karena terjadi peningkatan 20 persen. Sedangkan NAM Air hampir 50 persen lonjakannya. Kalau Wings Air normal," papar Dodi.

Posko-Pemantauan-gunung-agng.jpg

Dodi menyampaikan bahwa hal ini menunjukkan Bandara Banyuwangi harus terus dibangun. Bandara kebanggaan masyarakat Bumi Blambangan itu juga harus terus dikembangkan.

"Bandara Banyuwangi harus terus dibangun, karena menjadi penyangga Bandara Internasional Ngurah Rai Bali dan Bandara Internasional Juanda Surabaya," ujar Dodi.

Erupsi Gunung Agung dilaporkan terjadi Sabtu dari pukul stengah 5 sore hingga pukul 11 malam WITA, kemudian debu kembali keluar sekitar pukul 5 WITA Minggu dini hari selama 40 menit dengan ketinggian semburan hingga 3 ribu meter. Erupsi masih terjadi hingga kini.

Bandara Internasional Lombok Praya yang sebelumnya ditutup telah kembali dibuka, namun Bandara Internasional Ngurah Rai Bali ditutup hingga kini.

Di Bandara Banyuwangi sendiri aktivitas berjalan lancar dan normal. Posko penanggulangan abu vulkanik untuk menghadapi erupsi Gunung Agung juga telah dibentuk yang melibatkan pihak bandara, Airnav, Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi dan BMKG Banyuwangi. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com