Meksi Operasikan 13 Pompa, Jalan Raya Porong Tetap Banjir

Home / Berita / Meksi Operasikan 13 Pompa, Jalan Raya Porong Tetap Banjir
Meksi Operasikan 13 Pompa, Jalan Raya Porong Tetap Banjir Banjir di Jalan Raya Porong. (FOTO: Mulya Andika/TIMES Indonesia)

TIMESPROBOLINGGO, SIDOARJO – Penyedotan genangan air banjir yang melumpuhkan jalan raya Porong, Sidoarjo menggunakan 13 mesin pompa ternyata tak membuahkan hasil. 

Meski mesin pompa terus beroperasi menyedot air dan dibuang ke tanggul lumpur Lapindo yang kemudian dibuang  dan dialirkan ke Kali Porong, ternyata belum membuat banjir  surut di jalan Provinsi yang menghubungkan Sidoarjo, Pasuruan dan Malang itu.

Data yang diterima TIMES Indonesia genangan banjir malah melebar lebih dari 500 meter mulai Desa Siring, Kecamatan Porong sampai Ketapang, Kecamatan Tanggulangin. Bahkan volume air bertambah meluas dari batas banjir sebelumnya, kini bertambah melebar sampai dekat di palang pintu rel kereta api Desa Ketapang, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.

BAnjir-di-porong.jpg

Humas Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) Hengky Listria Adi mengatakan, jika pemompaan genangan air banjir jalan raya Porong dilakukan dengan menggunakan pompa boster yang berkapasitas 700 liter per detik. Penyedotan air banjir ini akan dibuang ke kolam penampungan lumpur di titik 64, kemudian langsung dialirkan ke Kali Porong.

"Banjir jalan Raya Porong  terjadi akibat curah hujan tingi dikawasan, Porong Sidoarjo. Genangan air hujan tidak bisa lancar mengalir kesungai, karena sungai dikawasan Porong meluap," kata Hengki kepada jurnalis, rabu (29/11/2017).

TIMES-Indonesia.jpg

Lebih jauh Hengki mengungkapkan jika dikawasan Jalan Raya Porong mengalami penurunan tanah 3 sentimeter yang terpantau sejak 3 bulan lalu.

"Banjir juga diakibatkan kawasan jalan raya Porong mengalami penurunan 3 sentimeter yang kami (PPLS) pantau sejak 3 bulan terakhir ini," ucapnya. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com