Lahan Pertanian Terimbas Tol, Ini Langkah Dinas Pertanian

Home / Berita / Lahan Pertanian Terimbas Tol, Ini Langkah Dinas Pertanian
Lahan Pertanian Terimbas Tol, Ini Langkah Dinas Pertanian Pembangunan proyek tol Pasuruan-Probolinggo. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESPROBOLINGGO, PROBOLINGGO – Luas lahan pertanian produktif di Kabupaten Probolinggo, Jatim, yang terkena imbas pembangunan jalan tol bisa bertambah menjadi 150-200 hektar, tahun depan.

Sebab, pemerintah akan melanjutkan pembangunan tol Pasuruan-Probolinggo dengan pembangunan tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi). 

BAJA JUGA: Terkena Tol, Lahan Pertanian di Probolinggo Menyusut 50 Hektare

Di Probolinggo, tol yang disebut terakhir, akan membentang dari Kecamatan Leces di ujung barat, hingga Kecamatan Paiton di ujung timur. 

"Pembangunan tol itu ada sisi positif dan negatifnya. Yang negatif, ya penyusutan lahan pertanian ini," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Probolinggo, Hasyim Ashari, (20/12/2017).

Apa langkah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk mempertahankan jumlah produksi padi, saat jumlah lahan terus menyusut?

Kepada TIMES Indonesia, Hasyim menyatakan ada dua langkah yang ditempuh. Pertama, peningkatan produktifitas lahan, dengan cara aplikasi teknologi pertanian. Lewat cara ini, lahan yang semula menghasilkan 7 ton bisa naik.

Yang kedua, meningkatkan indeks pertanaman (IP) lewat irigasi yang bagus. Dengan cara ini, lahan yang setahun panen dua kali, diharapkan bisa panen tiga kali.

"Sekarang beras kita surplus 46 persen, sehingga bisa mendukung kebutuhan pangan nasional," ungkap Hasyim. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com