BNPB: Indonesia Mengalami 6.893 Kali Gempa Bumi Sepanjang 2017

Home / Berita / BNPB: Indonesia Mengalami 6.893 Kali Gempa Bumi Sepanjang 2017
BNPB: Indonesia Mengalami 6.893 Kali Gempa Bumi Sepanjang 2017 ILUSTRASI: Gempa bumi. (FOTO: Istimewa)

TIMESPROBOLINGGO, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat terdapat 2.341 kejadian bencana selama tahun 2017. Di antara bencana yang terjadi di tahun ini yakni banjir, puting beliung, dan gempa bumi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa dampak bencana banjir menyebabkan 135 orang tewas, 91 jiwa luka-luka, lebih dari 2,3 juta jiwa menderita dan mengungsi, dan ribuan rumah rusak. Puting beliung atau angin kencang juga terus mengalami peningkatan. Dari 716 kejadian yang tercatat, bencana puting beliung telah menyebab 30 jiwa tewas, 199 jiwa luka, 14.901 jiwa mengungsi dan menderita, sekitar 15 ribu rumah rusak.

Dia menerangkan, pengaruh Siklon Tropis Cempaka pada 27-29 November 2017 lalu telah menyebabkan bencana di 28 kabupaten/kota di Pulau Jawa. Banjir, longsor, dan puting beliung menyebabkan 41 orang tewas, 13 orang luka-luka dan 4.888 rumah rusak.

"Daerah yang paling terdampak adalah di Pacitan, Wonogiri, Kulon Progo, dan Gunung Kidul karena berdekatan dengan posisi Siklon Tropis Cempaka," terangnya pada Jumat, (29/12/2017).

Sementara itu, menilik data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hingga 20 Desember 2017, telah terjadi 6.893 kali gempa di Indonesia. Gempa dengan kekuatan lebih dari 5 SR terjadi sebanyak 208 kali, gempa yang dirasakan masyarakat sebanyak 573 kali, dan gempa yang merusak sebanyak 19 kali.

"Artinya hampir setiap hari terjadi gempa dengan rata-rata 19 kali. Dampak gempa yang merusak adalah gempa 6,9 SR di Barat Daya Tasikmalaya yang menyebabkan lebih dari 5.200 rumah rusak," tutur dia. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com