Kabupaten Malang Emas

Lantik Kasek dan Korwil Mendadak, Ini Kejutan Bupati Rendra

Home / Berita / Lantik Kasek dan Korwil Mendadak, Ini Kejutan Bupati Rendra
Lantik Kasek dan Korwil Mendadak, Ini Kejutan Bupati Rendra Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna berikan ucapan selamat kepada ratusana guru yang dikukuhkan sebagai Korwil Pendidikan tingkat Kecamatan dan suasana pengambilan sumpah di Pendopo Agung, Rabu (3/1/2018). (FOTO: Widodo Irianto/TIMES Indonesia)

TIMESPROBOLINGGO, MALANG – Sedikitnya 338 orang yang terdiri dari guru dan kepala sekolah TK, SD dan SMP mendapat rotasi jabatan. Mereka dikukuhkan dengan dirotasi dan tugas tambahan sebagai koordinator wilayah Dinas Pendidikan kecamatan di lingkungan Pemkab Malang. 

Bupati Malang Dr H Rendra Kresna mengukuhkan mereka di Pendapa Agung, Rabu (3/1/2018) siang. Ke-338 orang itu terdiri dari 33 koordinator wilayah kecamatan,  37 kepala sekolah SMPN, 268 kepala sekolah SDN, dan 1 kepala sekolah TK negeri. 

Pengukuhan ini memang sempat menghebohkan para guru-guru itu lantaran mendadak hari itu.  Para guru yang sudah pada mengajar di ruang sekolah siang tergopoh-gopoh harus hadir di pendapa setelah mendapat undangan Rabu pagi. 

Lantik-Kasek.jpg

Bisa dibayangkan bagi mereka yang tempatnya cukup jauh misalnya di daerah Ampelgading,  atau Kasembon dan sebagainya.  "Namun kami senang setelah ada kepastian,'' ucap beberapa guru itu. 

Bupati juga mengakui pengukuhan ini dibuat mendadak. "Saya tahu pasti deg-degan ya. Dipindah atau tidak. Sudah ada yang mengerti belum tugas-tugas barunya?" tanya bupati. 

Serentak ratusan guru itu menjawab; "Beluuuuum". Rendra pun lantas mempersilahkan tanya langsung ke kantor BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Kabupaten Malang. 

Namun yang jelas, menurut Rendra, para Korwil Kecamatan harus lebih inovatif, disiplin dan sebagainya daripada guru. "Sebab korwil itu komandannya guru. Jangan sampai komandannya lebih jelek dari guru.

Memang para pejabat yang dilantik bupati siang itu 90 persen dijadikan komandannya guru dan 60 persen diantaranya adalah mantan guru. "Jangan sampai komandannya landai-landai saja," tegas Rendra. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com