Tercatat Sebagai Anggota Parpol, Calon PPL Gagal Dilantik

Home / Berita / Tercatat Sebagai Anggota Parpol, Calon PPL Gagal Dilantik
Tercatat Sebagai Anggota Parpol, Calon PPL Gagal Dilantik Ratusan anggota PPL se-Kabupaten Lamongan dilantik di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Kamis (18/1/2018). (FOTO: Ardiyanto/TIMES Indonesia)

TIMESPROBOLINGGO, LAMONGAN – Dua calon Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) gagal dilantik di Pendopo Lokatantra, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Kamis (18/1/2018).

Dua calon PPL dinyatakan tidak lolos lolos administrasi. Satu orang berasal dari Desa Kalipang, Kecamatan Sugio, karena diketahui terdaftar sebagai anggota Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu, dan yang kedua dari Desa Gintungan, Kecamatan Kembangbahu dikarenakan usia belum mencukupi.

“Tidak kita masukkan menjadi PPL, sehingga kosong dua desa itu,” ujar Ketua Panwaslu Kabupaten Lamongan, Toni Wijaya dalam penandatanganan MoU Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) dan pelantikan PPL.

Menurut Toni, Panwas Kabupaten Lamongan, hanya melantik sebanyak 472 orang PPL. Padahal, semestinya melantik 474 sesuai dengan jumlah desa se-Kabupaten Lamongan dikarenakan desa tersebut masih kosong.

ppl-lamongan.ardi.jpg

“Sekarang ini kita melantik 472, yang sebenarnya 474 sesuai desa di Lamongan, ada dua desa yang belum terisi, sehingga intruksi KPU RI dibiarkan sambil menunggu intruksi lebih lanjut,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan Toni, PPL yang dilantik pada hari ini akan melakukan tugas ganda. “Karena melakukan pengawasan untuk pemilu legislatif dan Pilgub Jawa Timur juga,” katanya.

goukumdu-lamongan.ardi.jpg

Dalam penandatanganan MoU Gakkumdu, dan pelantikan PPL yang disaksikan Bupati Lamongan Fadeli dan sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lamongan ini, ditambahkan Toni, pembentukan Gakkumdu Lamongan cukup cepat.

ppl-1-lamongan.ardi.jpg

“Kita lebih awal membentuk Gakkumdu dari kabupaten/kota lain,” tutur Toni menambahkan. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com