Pilgub Jatim 2018

390 Anggota PPL Kabupaten Malang Dilantik

Home / Berita / 390 Anggota PPL Kabupaten Malang Dilantik
390 Anggota PPL Kabupaten Malang Dilantik Ketua Panwas Kabupaten Malang, H Abdul Fatah, saat memberikan sambutan dalam pelantikan anggota PPL Kabupaten Malang, Rabu (17/1/2018). (FOTO: Istimewa)

TIMESPROBOLINGGO, MALANG – Sebanyak 390 Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) di Kabupaten Malang dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, resmi dilantik. Diharapkan, mereka bekerja secara independen dan profesional.

Pelantikan dihelat di Aula Kampus Universitas Islam Raden Rahmat (Unira), Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (17/1/2018). 

Dalam sambutannya, Ketua Panwas Kabupaten Malang, H Abdul Fatah menyampaikan, bahwa ada beberapa hal yang harus dipegang teguh oleh anggota pengawas pemilihan lapangan yang sudah dilantik.

“Anggota PPL harus menjadi penyelenggara Pilgub Jatim yang independen dan profesional. Jika sudah dilantik, maka etika sebagai penyelenggara Pilgub sudah melekat dengan sikap berintegritas dan berdedikasi tinggi, agar proses demokrasi tidak terciderai,” jelasnya.

Sebagai Pengawas kata mantan aktivis PMII Kabupaten Malang itu, harus mampu mengamati rangkaian semua tahapan dalam  Pilgub Jatim nantinya. Mulai dari awal sampai akhir, sesuai dengan aturan yang ada.

Dalam tahapan Pilgub Jatim katanya,  yang  dibahas tidak hanya persoalan  sengketa Pilgub semata. Namun, proses pelanggaran Pilgub harus bisa dibedah sedetail mungkin.

“Hal itu sesuai dengan jargon Bawaslu, yakni awasi Pemilu dengan rakyat dan awasi dengan Bawaslu,” tegasnya bersemangat.

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Kabupaten Malang itu, integritas para pengawas dalam Pilgub Jatim tahun ini menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang.

Sementara itu, ditempat yang sama, Wakapolres Malang, Kompol Decky Hermasyah menyampaikan, setelah anggota PPL dilantik, sudah harus melaksanakan janji yang sudah disumpahkan. 

“Harus bersikap netral dan harus mempunyai wawasan hukum aturan yang berkaitan dengan Pilgub Jatim. Lakukan kerja dengan baik dan harus bersikap netral,” harapnya.

Untuk menyukseskan Pilgub Jatim tambahnya, ada beberapa aspek indikator yang harus dipahami. Mulai dari regulasi, skill, serta cermat dan cerdas dalam memahami  persoalan Pilgub hingga berjalan lancar sesuai keinginan masyarakat.

“Karena Pengawas yang baik harus mengetahui aturan yang berkaitan dengan Pilgub. Anggota PPL itu diibaratkan seorang  wasit dalam pertandingan sepak bola. Harus mengetahui materi hukum dasar, terutama persoalan hukum terkait pelaksanaan Pilgub Jatim,” katanya.
Dari itu, skil untuk menjadi anggota PPL dalam mengakses  informasi persoalan Pilgub harus  dipahami secara utuh supaya proses demokrasi berjalan baik dan benar. 

“Panwas kedepan, harus melakukan simulasi persoalan agar dalam bekerja, tidak menimbulkan persoalan-persoalan bagi Panwas sendiri di kemudian hari.

Terakhir, Kompol Decky berharap jangan menyeret anggota Babhinkamtibmas dan Babinsa ke persoalan politik apapun. Terutama soal Pilgub Jatim. “Karena mereka harus bersikap netral,” pungkasnya.(*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com