Tahun Politik Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Home / Berita / Tahun Politik Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Lokal
Tahun Politik Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Lokal Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira. (FOTO: Jawa Pos)

TIMESPROBOLINGGO, PONTIANAK – Tahun politik yang disebut sebagai tahun panas akibat gelar Pilkada Serentak 2018, Pileg dan Pilpres 2019  dinilai bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lokal (daerah) sekitar 0,1-02 persen.

Demikian analisis Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira di Pontianak, Jumat (19/1/2018).

Sektor yang langsung merasakan porsi pertumbuhan itu, sebutnya, adalah perhotelan, restoran, jasa konveksi dan periklanan.

"Saat pemilu, acara makan-makan juga akan banyak. Saat konsolidasi, kampanye dan lobi-lobi tentu makan sehingga hal itu mendorong bergeliatnya industri makanan dan minuman," paparnya.

"Jasa iklan akan bertambah dari hari biasanya. Meskipun soal iklan saat ini sudah diatur tidak bisa semaunya pasangan calon yang berlaga dalam pemilu. Adanya pemilu juga menguntungkan konsultan politik sehingga hal itu memberikan efek yang baik".

Namun, dia mengingatkan, pertumbuhan ekonomi akan terjadi di panasnya tahun politik bila keamanan dan ketertiban terjamin.

"Semua pihak harus menjaga keamanan dan ketertiban suatu daerah. Dengan hal itu ekonomi investasi dan geliat ekonomi lainnya akan berjalan dengan baik," kata dia. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com