Mahasiswa Fikom Unitomo Ajak Deteksi Dini Kanker Paru - paru

Home / Berita / Mahasiswa Fikom Unitomo Ajak Deteksi Dini Kanker Paru - paru
Mahasiswa Fikom Unitomo Ajak Deteksi Dini Kanker Paru - paru Talkshow deteksi dini kanker paru-paru oleh dr. Lolita, Kamis (18/1/2018). (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMESPROBOLINGGO, SURABAYA – Maraknya pengidap kanker paru-paru menjadi penyebab kematian terbanyak baik bagi laki-laki maupun perempuan. Sebagai bentuk kepedulian, mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Dr. Soetomo mengadakan sosialisasi melalui talkshow bertema “Perangi Kanker Paru -paru dengan Cara Kenali Gejala dan Pencegahannya Sejak Dini”, di Marvell City Surabaya, Kamis (18/1/2018).

Kegiatan bertajuk We Care We Share ini melibatkan dr. Lolita, yaitu salah satu dokter dari Dinas Kesehatan kota Surabaya dan Nina Yusab, seorang pegiat diet keto. Diet ini merupakan salah satu diet untuk memperlambat pertumbuhan sel kanker. 

Menurut dr. Lolita, kanker paru - paru adalah terjadinya kerusakan pada sel paru - paru. Penyebab masing - masing tipe kanker berbeda, secara medis sampai sekarang belum ditemukan dengan pasti. Deteksi dini yang bisa dilakukan yaitu dengan mencari faktor resikonya. 

Paru-Paru.jpg

“Saran saya adalah screening gejala, namun nanti juga ujung-ujungnya terlambat. Kalau sudah batuk, sesak nafas, batuk darah, nyeri, itu sebenarnya tumornya sudah ada,” terang dr. Lolita. Namun, ada beberapa upaya pencegahan disarankan oleh dr. Lolita, yaitu hindari rokok.

Menurut beberapa penelitian, rokok merupakan penyebab utama terjadinya kanker paru - paru (85 - 90 persen). Paling tidak, jika merokok sudah menjadi kebiasaan, mulai sekarang harus ada kemauan untuk berhenti merokok. Perlu diingat, jangan dialihkan ke vapor atau rokok lainnya, karena baik rokok atau vapor memiliki resiko yang sama.

“Memang kalau berhenti langsung tidak bisa, pelan - pelan tapi pasti. Alihkan kegiatan yang positif,” paparnya.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com