Retribusi Pasar di Probolinggo akan Dilakukan Secara Non Tunai

Home / Ekonomi / Retribusi Pasar di Probolinggo akan Dilakukan Secara Non Tunai
Retribusi Pasar di Probolinggo akan Dilakukan Secara Non Tunai Studi banding pembayaran retribusi non tunai Pemkot Probolinggo ke Banyuwangi (FOTO: Istimewa)

TIMESPROBOLINGGO, PROBOLINGGO – Pembayaran retribusi secara tunai di pasar Kota Probolinggo, Jawa Timur, akan berakhir. Dalam waktu dekat, pembayaran retribusi akan dilakukan secara non tunai lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Kebijakan ini berlaku untuk semua pasar yang tersebar di tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT). Meliputi UPT Pasar Wonoasih yang membawahi empat pasar; UPT Pasar Baru yang membawahi empat pasar, dan Pasar Gotong Royong yang juga membawahi sejumlah pasar.

Terkait dengan ini, Pemkot setempat menggandeng Bank Jatim. "Ini sudah disosialisasikan ke pedagang mengenai mekanisme dan tata caranya," kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Industri (DKUPP) kota setempat, Gatot Wahyudi.

Gatot menyatakan, jika mengacu ke daerah lain yang sudah berjalan, proses menuju transaksi non tunai ini perlu waktu panjang. Tapi pihaknya bersama Bank Jatim berupaya melakukan percepatan. 

Secara terpisah, Pimpinan Bank Jatim Probolinggo, Mukhlison menyatakan, pembuatan rekening dan ATM bagi pedagang pasar sudah dilakukan. 

"Tinggal surat perintah dari dinas. Jalan! Ya jalan," katanya kepada TIMES Indonesia, Jumat (19/1/2018) siang.

Dalam pelaksanannya, petugas akan keliling dengan membawa mesin Electronic Data Capture (EDC), menemui pedagang. Selanjutnya, pedagang yang telah punya ATM, tinggal menggesekkannya ke mesin EDC, layaknya transaksi di minimarket atau swalayan.

Selain pedagang pasar, pihaknya juga menggarap transaksi non tunai di rusunawa. Saat ini, pembuatan rekening dan ATM telah dilaksanakan. Pihaknya bersama pemkot, melakukan studi banding ke sejumlah daerah untuk merealisasikan rencana ini. Salah satunya ke DKI Jakarta dan Banyuwangi. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com