Gordon Ramsay: Indonesia Negara yang Mempesona

Home / Wisata / Gordon Ramsay: Indonesia Negara yang Mempesona
Gordon Ramsay: Indonesia Negara yang Mempesona Gordon Ramsay terjatuh saat menaiki pacu jawi. (Foto: The Jakarta Post- Nat Geo Channel)

TIMESPROBOLINGGO, JAKARTAGordon Ramsay menjejakkan kakinya di Sumatera Barat, Indonesia. Ramsay meluangkan waktu 5 hari untuk menjelajah kearifan lokal serta mencicipi sajian khas Indonesia. Dia bahkan juga belajar memasak beberapa makanan khas Sumatera Barat termasuk cara memasak rendang bersama William Wongso.

Dalam perjalanannya di Sumatera Barat, Ramsay juga memperoleh pengalaman asyik seperti memerah susu kerbau - yang kemudian memutuskan untuk buang air besar di wajahnya. Dia juga berpartisipasi dalam pacu jawi khas Sumatera Barat, dan bekerja sebagai kelasi di laut terbuka serta  menjelajahi sistem gua yang penuh kelelawar untuk mencari udang galah.

"Sungguh minggu yang luar biasa di sini, luar biasa. Agak berbahaya - mencoba menunggang lembu-lembu itu sulit. Memerah susu kerbau pagi ini untuk yogurt juga sulit. Juga berkencan dengan penduduk setempat dan memancing dengan jaring yang luar biasa; saya pikir kapal itu sebenarnya lebih tua dari saya, dibangun pada tahun 1940-an," kata Ramsay sambil tertawa riang sperti dilansir dari The Jakarta Post.

Ramsay juga sempat tercengang saat melihat ada pengendara sepeda motor bonceng empat yang kesemuanya tidak memakai helm. Hal ini mungkin sudah menjadi pemandangan umum di Indonesia terutama daerah pedesaan. Namun bagi Ramsay hal ini merupakan sesuatu yang ‘wow’ terlepas dari budaya Indonesia yang memang unik.

Pengamatannya juga tak lepas dari hingar bingarnya pasar tradisional setempat. Banyak pedagang berlalu lalang membawa bahan-bahan segar. Dia juga mengamati bagaimana cara pedagang tersebut menjaga kesegaran dagangannya. “Bahan-bahan segar itu adalah jenis bahan yang akan diimpikan oleh (koki) manapun,” ungkapnya.

Gordon Ramsay juga memuji kemampuan William Wongso dalam mengajarinya cara memasak Rendang saat berada di Sumatera Barat. Chef senior Indonesia yang berumur 73 tahun ini bahkan membawakan daun kunyit untuk ditambahkannya ke dalam rendang. “Dia memberi saya daun kunyit pagi ini, dan menyuruh saya untuk meletakkannya di rendang saya. Saya berkata, mengapa? Dia berkata, percayalah padaku. Jadi, dua jam kemudian itu membuat rendangnya sedikit lebih harum. Saya sangat beruntung menjadi seorang siswa di bawah bimbingan seseorang seperti William," pungkasnya.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com