DPRD Kabupaten Probolinggo Minta Pengelola Wisata Perhatikan Keselamatan Pengunjung

Home / Wisata / DPRD Kabupaten Probolinggo Minta Pengelola Wisata Perhatikan Keselamatan Pengunjung
DPRD Kabupaten Probolinggo Minta Pengelola Wisata Perhatikan Keselamatan Pengunjung wisata Air Terjun Guyangan (FotoL istimewa)

TIMESPROBOLINGGO, PROBOLINGGODPRD Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, meminta kepada seluruh pengelola obyek wisata di Kabupaten setempat, untuk memperhatikan keselamatan pengunjung atau wisatawan yang sedang berkunjung, karena belakangan ini sejumlah obyek wisata memakan korban jiwa.

“Seperti yang terjadi pada beberapa waktu lalu. Di wisata Air Terjun Guyangan, tepatnya di Desa Guyangan, Kecamatan Krucil. Yang telah memakan korban jiwa seorang bocah SD, meninggal terseret arus di air terjun tersebut,” kata  Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Probolinggo, Ahmad Supaedi, Senin (14/1/2019).

Pihaknya menyoroti dan mempertanyakan aspek keselamatan pengunjung di lokasi wisata di Kabupaten Probolinggo. Bahkan, pihak dewan juga minta destinasi tersebut ditutup jika tidak mampu dalam pengelolaan.

“Faktor keamanan harus menjadi perhatian penuh pengelola wisata, apalagi tempat itu baru diperkenalkan sebagai destinasi wisata. Di Air Terjun Guyangan saat itu. Masak sampai 30 menit baru ditemukan ada pengunjung yang jatuh hingga meninggal,” ungkapnya.

Supaedi berpendapat, jika memang pihak pengelola tidak mampu membenahi itu semua dan membuat potensi wisata Air Terjun Guyangan atau yang disebut Air Terjun Jaran Goyang, jadi destinasi wisata yang layak, maka tutup saja, biar ke depannya tidak memakan korban jiwa lagi, tapi kata dia, semoga saja tidak akan terjadi lagi.

Insiden itu, sambung dia, harus menjadi evaluasi bagi pengelola. Sebab, peristiwa serupa juga pernah terjadi. Sehingga, dalam catatannya, dalam 2 tahun terakhir, ada dua pengunjung yang meninggal di air terjun itu saat berwisata, termasuk korban Arifin, bocah SD itu.

“Berdasarkan Undang-undang nomor10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan, aspek keselamatan, kenyamanan, dan keramahan kepariwisataan wajib dipenuhi. Jika hal itu, dijamin oleh pengelola, maka wisatawan akan berbondong-bondong untuk mengunjunginya,” tambah Supaedi.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Probolinggo ini meminta kepada seluruh para pengelola wisata di Kabupaten Probolinggo, untuk  memperhatikan aspek keselamatan pengunjung. Sehingga tidak ada lagi kejadian wisatawan meninggal di destinasi wisata yang ada di Kabupaten Probolinggo.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com